Penyebab dan Cara Mengatasi Kolik Pada Bayi

Hai Bunda apa kabar nih? Di artikel ini saya akan membahas mengenai kolik pada bayi, terutama mengenai cara mengatasi kolik pada bayi. Untuk mengetahui lebih jauh simak terus isi artikelnya, semoga bermanfaat bagi bunda nantinya.

Kolik adalah suatu keadaan dimana si bayi menangis selama berjam-jam secara berlebihan. Kolik lebih sering terjadi pada tiga bulan pertama usia si buah hati, dapat muncul di usia 2-3 minggu, dan bisa bertambah parah pada usia enam minggu, lalu menghilang di usia empat bulan. Sebenarnya ya bunda kolik adalah sakit perut yang datangnya bergelombang.

KOLIK PADA BAYI

Kolik diduga disebabkan oleh adanya gangguan pencernaan, misalnya terjadinya kejang otot pada dinding usus, adanya udara dalam usus atau gangguan pencernaan lainnya. Tapi, bunda harus tahu mungkin juga kolik terjadi karena bayi mengalami intoleransi laktosa yaitu suatu kondisi dimana si bayi alergi terhadap susu sapi atau susu formula. 

Kejadian bayi kolik ini juga pernah saya alami lho bunda, si buah hati saya yang baru berusia satu minggu, mengalami kolik, mengapa saya langsung mengatakan bahwa itu adalah kolik karena gejalanya sama seperti yang disebutkan di atas. Ketika itu si buah hati saya, diberikan susu formula, ternyata dianya mengalami intoleransi laktosa, bukannya saya tidak mau menyusui, tapi pada saat itu ASI saya belum ada.

Nah ketika dibawa ke dokter, dokter meresepkan susu non laktosa sebagai ganti susu formula yang saya berikan pertama yang mengandung laktosa,wah syukur juga tidak lama kemudian ASI saya sudah ada, tapi anehnya ketika saya berikan ASI, bayi saya masih juga mengalami kolik, sampai sampai pusatnya bodong karena hernia umbilikalis, gara-gara ia sering menekan pada saat buang angin dan tidak jarang dia menangis melengking menahan rasa sakit.

Setelah saya membaca sebuah buku, baru saya tau, bahwa di ASI saya juga ada laktosanya walaupun dalam jumlah yang sedikit dan di dalam buku itu juga saya dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi susu yang mengandung laktosa, akhirnya saat itu juga saya menghentikan segala sesuatu yang mengandung susu, ketika saya menghentikan minum susu untuk ibu menyusui dan menjaga asupan makanan saya, dimana saya tidak makan makanan yang bisa menyebabkan perut saya masuk angin, barulah si buah hati saya mulai berkurang koliknya. Bahkan di usianya pas 3 bulan bayi saya tidak mengalami kolik lagi lho bunda.

Kolik pada bayi bisa kita tandai dengan tangisan bayi yang tidak berhenti. Tangisan ini biasanya khas, muncul kapan saja, bisa pagi, siang bahkan di malam hari, dan sulit diredakan. Bayi bisa menangis terus hingga selama 3 jam, hingga wajah bayi tampak merah. Semua yang dilakukan oleh bunda seperti menggendong, terasa salah bagi si buah hati. Pada saat menangis bayi akan terlihat ia menekukkan punggung dan mendekatkan lutut ke arah perut. Kaki secara bergantian di tekuk dan diluruskan kembali. Jika diamati, terkadang perut si bayi terlihat agak besar dan kembung. Pola ini sering berulang, sehingga mudah dikenali dan tak jarang membuat bunda merasa kewalahan.

Bunda bila bayi bunda mengalami kolik, itu adalah merupakan kondisi yang sering terjadi. Diperkirakan bahwa dua puluh lima persen populasi bayi pernah mengalaminya. Perlu bunda ketahui bahwa kolik itu seringkali terjadinya pada bayi yang sehat lho bunda, dan bayi itu mempunyai berat badan yang cukup bahkan malah terlihat sangat aktif. Bayi yang sakit, kurang gizi dan sakit mungkin juga akan menjadi lebih rewel ya bunda dan seringnya banyak menangis.

Namun bayi kurang gizi seperti ini akan menangis sering sepanjang hari. Sementara bayi sehat yang sedang mengalami kolik hanya akan menangis pada jam-jam tertentu saja, dan biasanya kejadian munculnya kolik pada bayi sehat akan berulang disaat yang sama, misalnya kemarin koliknya muncul pada siang dan malam, untuk hari ini juga akan muncul pada siang dan malam.

Jika setelah diperiksa dan diyakini bahwa kolik adalah penyebab dari tangis si buah hati, maka bunda tidak perlu terlalu khawatir ya, karena hal ini bisa sembuh sendiri. Untuk membantu si buah hati merasa nyaman bunda bisa menyentuh perut mungilnya dengan lembut, memandikannya dengan air hangat juga bisa bunda lakukan lho, lalu sentuh punggungnya dengan cara mengusap-usap sambil bunda menengkurapkan bayi di atas pangkuan bunda, atau bunda juga bisa memeluknya, sehingga si buah hati merasa nyaman, nikmati saja kontak kulit si bayi ke kulit bunda.

Bunda harus bisa pastikan kebutuhan si buah hati terpenuhi. Misalnya, jangan sampai si buah hati terlalu lapar atau harus menunggu lama untuk bunda susui. Jika bunda merasa membutuhkan time out, jangan ragu ya bunda untuk beristirahat sejenak minta tolong sama keluarga atau suami agar bayi diasuh sebentar sehingga bunda bisa beristirahat.

Demikian tadi adalah pembahasan tentang cara mengatasi kolik pada bayi, semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk bunda semuanya.